dr Fiera Minta Tambah Cuti 3 Bulan, Pemprov: Tak Bisa Cuti Sesuka Hati

5107

Palanta Minang — Terhitung Senin (12/6), masa cuti dr Fiera Lovita berakhir. Dokter yang heboh terkait kasus persekusi ini, menjalani cuti sejak 28 Mei lalu.

Namun, hingga akhir masa cutinya, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumbar yang bertugas di Ruang Cuci Darah (Haemodialisa Room) RSUD Solok tersebut tak terlihat batang hidungnya.

Seorang paramedis yang bertugas di ruang cuci darah RSUD Solok kepada Haluan mengatakan, dr Fiera Lovita belum masuk kerja dan masih di Jakarta.

“Ibu dr Fiera Lovita masih di Jakarta dan hari ini belum masuk kerja. Di meja direktur ada surat dari bu dokter, tetapi saya tak tahu isinya apa,” kata paramedis yang enggan menyebutkan namanya itu.

Sementara itu Direktur RSUD Solok, Drg Ernoviana saat dihubungi Haluan melalui ponselnya, Senin (12/6), mengaku tak tahu apakah dr Fiera Lovita sudah masuk kantor atau belum, karena ia juga sedang berada di Jakarta.

“Saya tidak akan mengomentari perihal dr Fiera ini lebih jauh, karena kasusnya sudah ditangani oleh Pemprov Sumbar,” ujar Ernoviana.

Sedangkan Wakil Direktur RSUD Solok, dr. Elfahmi Sp. THT mengatakan, dr Fiera Lovita memang belum masuk kerja. dr Fiera mengajukan perpanjangan masa cutinya hingga tiga bulan ke depan.

“dr Fiera Lovita memperpanjang masa cutinya makanya ia tak masuk kerja hari ini,” ujar Elfahmi.

Namun Elfahmi tak menjelaskan, apakah perpanjangan masa cutinya sudah disetujui pimpinan RSUD atau belum. Elfahmi hanya mengatakan,

kasus yang mendera Fiera lovita saat ini telah membawa citra buruk bagi RSUD Solok. Menurutnya, dengan kasus ini, ada anggapan RSUD Solok tidak bisa membina stafnya.

Sebelum masalah ini terjadi, lanjutnya, dr Fiera Lovita tidak pernah mengajukan permohonan pindah. Bahkan keberangkatannya ke Jakarta telah menyalahi prosedur cuti. Fiera menulis surat permohonan cutinya hanya dengan tulisan tangan.

“Sekarang sudah muncul lagi surat permohonan cuti baru,” kata Elfahmi.

Sementara itu Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal, justru mempertanyakan cuti yang diajukan dr Fiera Lovita tersebut. Menurutnya, siapa yang memberikan cuti kepada dr Fiera selama tiga bulan ke depan.

Dikatakan Jasman, sejauh ini belum ada laporan dari pimpinan RSUD Solok kepada Pemprov Sumbar terkait dengan pengajuan cuti tersebut.

“Siapa yang mengasih cuti? Tidak ada pimpinannya memberikan cuti,” kata Jasman kepada Haluan saat dikonfirmasi dari Padang Senin (12/6), malam.

Lanjutnya, sejauh ini sikap Pemprov Sumbar jelas. Karena dr Fiera Lovita adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), maka ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. “Tentu tidak bisa sekehendak (Sesuka, red) hati dia,” ujarnya. (h/isr/eri)

*Harianhaluan.com berusaha memverivikasi kepada dr Fiera. Namun sampai saat ini belum ada jawaban.*

Sumber: harianhaluan.com

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY