Gawat! Ada 18 Geng di Kota Padang yang Masuk Daftar Hitam Polisi

896

Palanta Minang — Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Chairul Aziz kepada Haluan, Jumat (2/6) malam di sela-sela kegiatan Safari Ramadhan Pemko Padang mengatakan bahwa di bulan Ramadan, tingkat kriminalitas dan kejahatan semakin tinggi dan rawan.

Hal tersebut disampaikannya ketika dikonfirmasi mengenai mercon yang belakangan ini meresahkan masyarakat selain tindakan tawuran dan aksi balap liar di berbagai kawasan di Kota Padang.

“Kami selalu melakukan patroli rutin dan pengawasan terhadap orang yang menggunakan mercon, pengguna mercon ini didominasi anak-anak dan remaja, jika disalahgunakan dapat menimbulkan korban jiwa dan masalah baru. Saat ini kita merazia seluruh lapak-lapak yang menjual benda berbahaya yang tidak layak beredar secara bebas di pasaran tersebut,” ujar Chairul.

Selain itu, sebut dirinya mercon juga sangat mengganggu ketenangan umat muslim yang melaksanakan ibadah salat tarwih. Peran orang tua dan seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengawasi anak-anak yang bermain petasan.

“Kalau itu terjadi yang berakibat timbulnya korban jiwa, maka orang tua si anak harus bertanggung jawab untuk membina. Adalah tanggung jawab kita bersama untuk saling mengingatkan dan mengawasi,” sebutnya.

Selain pengawasan dan razia penggunaan dan penjualan petasan, polisi juga akan terus menindak setiap pelaku aksi tawuran dan balap liar yang makin hari meresahkan masyarakat.

“Saat ini, ada sekitar 18 geng motor di Padang yang diidentifikasi berbahaya dan sering melakukan perbuatan anarkis yang berujung kepada aksi tawuran, dan itu tersebar di berbagai kawasan di Kota Padang, kita sudah jadikan kelompok itu daftar hitam dan jika melakukan perbuatan anarkis dan terbukti, akan langsung kami tindak. Untuk apa saja nama kelompok mereka saya tidak bisa beberkan, yang jelas kami sudah kantongi ke 18 geng motor tersebut” tegas ¬†Chairul. (h/mg-adl)

Sumber: harianhaluan.com

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY