Pemko Padang melalui Satpol PP Memberangus Pondok Baremoh di kawasan Pantai Nirwana dan Bukik Lampu

441

Pemko Padang melalui Satpol PP Memberangus Pondok Baremoh di kawasan Pantai Nirwana dan Bukik Lampu

Padang – Maraknya kembali lapak-lapak pedagang di kawasan Taman Nirwana dan Bukik Lampu yang terletak antara Kecamatan Lubuak Bagaluang dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, mulai meresahkan warga. Pasalnya, lapak-lapak yang pada waktu siang merupakan warung minuman, namun pada malam harinya menjelma menjadi cafe remang-remang. Bahkan informasi dari warga, tempat itu terindikasi menjadi ajang maksiat karena banyaknya pengunjung merupakan pasangan yang bukan suami istri.

Pemerintah Kota Padang tidak mentolerir keberadaan lapak-lapak yang terdiri dari bangunan semi permanen dan terkesan seadanya dengan dinding dan atapnya dari terpal palstik tersebut. Selain bangunan-bangunannya ilegal, tempat itu juga kerap menjadi tempat berbuat mesum.

Hari ini, Senin (29/2), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu personil TNI dan Polri yang tergabung dalam Satuan Koordinasi Keamanan Kota (SK4) bergerak untuk melakukan pembongkaran dan penyegelan terhadap bangunan-bangunan yang tidak berizin tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Nasir Ahmad saat memimpin apel di Markas Sat Pol PP, Jalan Tan Malaka mengatakan, penertiban yang dilakukan hari ini merupakan tindak lanjut dari peringatan yang sudah disampaikan ke pemilik bangunan melalui kelurahan dan kecamatan. Bila pemilik tidak mengindahkan, maka bangunan-bangunan itu akan tetap dibongkar dan dilakukan penyegelan bagi yang semi permanen.

Menurut Sekda, keberadaan lapak-lapak menimbulkan keresahan warga karena pada malam hari, banyak dikunjungi pasangan-pasangan yang cenderung berbuat tak sesuai norma dan etika. “Jika selama ini hanya pengunjung yang dirazia, maka sekarang kita perlu menindak pemilik dari tempat-tempat itu,” kata Sekda.

Ia mengharapkan, aparat yang tergabung dalam penertiban ini bisa bertindak persuasif sehingga tidak terjadi gesekan, baik dengan pemilik lapak maupun dengan warga lainnya. “Kita ingin penertiban yang dilakukan seperti pola penertiban di Pantai Padang yang tidak menimbulkan gejolak. Kapan perlu pemilik lapak memiliki kesadaran untuk membongkar sendiri bangunannya,” imbuh Sekda.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Padang Firdaus Ilyas sebelum melepas pasukan penegak perda ke lapangan mewanti-wanti agar tindakan yang dilakukan selalu berdasarkan satu komando. Ia tidak ingin penertiban ini justru menimbulkan ketegangan antara aparat dan masyarakat. Semua diharapkan berjalan lancar sesuai pola penertiban yang direncanakan.

“Kita ingin menuntaskan penertiban di Bukik Lampu dan Taman Nirwana seharian. Kita tidak ingin mendengar lagi keluhan masyarakat tentang perbuatan maksiat pengunjung di lapak-lapak itu,” tegas Firdaus.(DU)

Sumber : Humas dan Protokol Kota Padang

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY