Sopir Angkot ‘Persekusi’ Sopir Lainnya, Untuk Tolak Transpadang

295

Palanta Minang — Sekelompok sopir angkot melakukan aksi “persekusi” di sejumah ruas jalan di Kota Padang, Rabu (7/6). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes adanya wacana penambahan  bus trasnpadang yang dianggap akan mengancam pendapatan sopir angkot.

Persekusi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pemburuan sewenang-wenang terhadap seseorang dan sejumlah warga yang kemudian disakiti, dipersusah, atau ditumpas.

Aksi yang dilakukan sejak pagi sekitar pukul 9.00 WIB itu sempat membuat warga khawatir terutama penumpang angkot. Betapa tidak, angkot yang sedang ia naiki dipaksa berhenti, penumpangnya disuruh turun, sedangkan sopir dipaksa untuk ikut aksi mogok.

Kelompok sopir yang yang ingin melakukan aski mogok tersebut, lalu mencari sopir angkot lainnya yang masih beroprasi untuk dipaksa ikut dalam aksi.

Pantauan Harianhaluan.com, pecarian sopir oleh sopir itu terjadi di Tabing, di depan Basko Mall, depan Transmart, Simpang Presiden, dan Simpang  Hadis Didong (DPRD Sumbar).

 “Kami protes, kalau memang iya ada jalur baru transpadang pendapatan kami bisa terancam. Kami mengajak sopir lainnya untuk ikut aksi ini,” terang seorang sopir angkot yang enggan menyebutkan namanya.

Akibat aksi itu, banyak penumpang yang antri menunggu di sejumlah titik. Diantaranya di Ulak Karang, Khatib Sulaiman, Jati dan beberapa lokasi lainnya. (h/tim)

sumber: harianhaluan.com

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY